Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Saya Firmansyah NIM 11901272 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam DI IAIN Pontianak. Tulisan ini merupakan tugas laporan bacaan dari Mata Kuliah Magang 1 Kelas PAI 4E.
Sepekan ini saya sedikit menghabiskan waktu saya untuk
membaca beberapa artikel dan juga jurnal mengenai kultur Sekolah. Dan dari
hasil bacaan tersebut ada beberapa hal yang saya pahami mengenai tentang kultur
sekolah. Dan dalam tulisan ini saya akan menyampaikan Laporan Bacaan Mengenai
Kultur Sekolah. Saya tidak akan menjelaskan secara rinci apa itu Kultur Sekolah
disini saya akan sedikit menghubungkan atau mengaitkan dengan sekolah sekolah
di sekitar saya dan sedikit memberi contoh tentang kultur sekolah di sekolah
yang pernah saya tempati.
Sebelum itu kita harus tau apa itu Kultur sekolah. Dari
beberapa artikel dan jurnal yang saya baca Mengenai Kultur Sekolah, Kultur
merupakan kebudayaan, Menurut Antropologi yang dikutip dari (Koentjaraningrat,
2003: 72) kebudayaan adalah seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta
karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, yang dijadikan
miliknya dengan belajar. Jadi kebudayaan sebagai keseluruhan pengetahuan
manusia sebagai mahluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan
menginterpresentasikan lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi landasan
bagi tingkah lakunya. Begitu juga dengan Kebudayaan atau Kultur sekolah. Setiap
Sekolah mememiliki Kultur Sekolah yang berbeda-beda antara satu sekolah dengan
sekolah lainnya dan juga memiliki pengalaman yang berbeda dalam membentuk atau
membangun sekolahnya dengan caranya masing-masing. Perbedaan kultur sekolah inilah
yang menurut saya adanya anggapan dari “Sekolah Favorit” atau “Sekolah
Unggulan” karena perbedaan kebudayaan sekolah mereka sehingga menjadi Keunikan
atau ciri khas tersendiri dari masing masing sekolah mengenai Kultur Sekolah
atau kebudayaan sekolah mereka.
Kultur Sekolah sangat
berperan penting dalam Kemajuan terutama Dinamika Sekolah. Budaya sekolah
menyebabkan perbedaan respon sekolah terhadap perubahan kebijakan pendidikan.
Dikarenakan ada perbedaan karakteristik yang melekat pada satuan pendidikan,
selain itu budaya sekolah juga mempengaruhi kecepatan sekolah dalam merespon
perubahan tergantung kemampuan sekolah dalam merancang pelayanan sekolah (Siti
Irene Astuti D, 2009:74).
Jadi dapat dipahami bahwa kultur sekolah mempengaruhi dalam
kultur dinamika sekolah yang tetap menekankan pentingnya kesatuan,
stabilitas, dan harmonisasi sosial pada
sekolah dan realitas sosial, maksudnya adalah kebudayaan sekolah harus tetap mementingkan
Sekolah menjadi satu kesatuan yang tetap mempertahankan semua hal positif di
sekolah yang telah menjadi budaya di sekolahnya masing-masing dan tentu saja mempertahankan
warga sekolah selalu menjadi harmonisasi atau keakraban atau ikatan sesama di
lingkungan sekolah yang membuat seluruh orang di lingkungan sekolah nyaman
sehingga dapat diterapkan di kehidupan masyarakat secara nyata.
Kultur Sekolah sangat berperan penting dalam upaya untuk meningkatkan
mutu Sekolah, biasanya pihak sekolah akan selalu di tuntut untuk selalu
melakukan perbaikan secara terus-menerus. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan
kualitas sekolah lebih baik dari sebelumnya salah satu fungsi dari kultur
sekolah di beberapa sumber yang saya baca adalah kultur sekolah itu sebagai
alat untuk membangun identitas (jati diri) hal ini dapat kita lihat dari berapa
peranan pihak sekolah dalam meningkatkan kultur sekolah sebagai upaya untuk
membangun identitas (jati diri) dari siswa tresebut sehingga selama sekolah di
tempat itu siswa tersebut dapat memahami dirinya sendiri dan meningkatkan
potensi yang ada di dalam dirinya. Karena kultur budaya dapat mempengaruhi
karakteristik siswa, Oleh sebab itu biasanya setiap sekolah selalu mencari cara
terbaik agar kultur sekolahnya dapat berkembang dengan baik sehingga dapat
memberi dampak positif terhadap siswa yang ada di lingkungan sekolah tersebut.
Untuk Membangun Kultur sekolah yang baik tentu saja tidak dapat
dilakukan sendiri, maka harus dilakukan kerjasama baik itu dari pihak sekolah,
orang tua siswa, bahkan dari siswanya itu sendiri. Kultur sekolah yang baik
akan menghasilkan suatu tujuan yang ingin dicapai bersama, yaitu dengan membuat
seluruh orang di lingkungan sekolah dapat mengembangkan sistem dan pola pikir
yang lebih baik lagi. Hal tersebut akan berjalan dengan sesuai harapan jika
pihak sekolah selalu mendukung dengan mengevaluasi diri sebagai acuan untuk
membangun kultur yang tepat sesuai realitas.
Hal ini dapat saya beri contoh di sekolah di Kabupaten Sambas
di kecamatan Selakau. Baik SD,SMP atau SMA pihak guru selalu memberikan arahan
kepada orang tua siswa untuk bisa bekerja sama dalam upaya agar karakteristik
siswa dapat selalu mengarah kearah positif sehingga kultur sekolah dan
karakteristik anak di masyarakat tersebut dapat berjalan dengan baik dan hasil
yang sangat positif. Pihak sekolah Di kecamatan Selakau ini tidak henti
hentinya selalu Mengevaluasi beberapa hal terkait cara-cara agar kultur sekolah
ini dapat mengarah ke arah yang positif.
Dalam kultur sekolah tentu saja memiliki cara-cara tertentu untuk membangunnya agar lebih baik salah satunya adalah dengan menetapkak visi dan misi. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 tahun 2007 tentang standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, visi adalah cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang yang mampu memberikan inspirasi, motivasi dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan untuk mencapainya. Misi sekolah adalah segala sesuatu yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi. Tujuan sekolah menggambarkan tingkat kualitas yang ingin dicapai dalam jangka waktu menengah. Strategi adalah cara-cara yang dilakukan sekolah untuk mencapai tujuan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Visi dan misi perlu dijadikan acuan oleh segenap warga sekolah agar menjadi dorongan untuk melakukan setiap kegiatan dalam rangka mencapai tujuan sekolah. Saya coba melihat Visi dan Misi di Salah satu sekolah di Kecamatan Selakau SMA Negeri 1 Selakau yang dimana saya adalah salah satu alumni disana. SMA Negeri 1 Selakau memiliki Visi dan Misi yang bagus untuk mengembangkan Kultur Sekolah dan saya sendiri sudah merasakan dampak dari VISI dan MISI tersebut. Mungkin saja sekarang ada banyak perubahan dengan visi dan misi nya, akan tetapi setelah saya lakukan searching di website utama SMA Negeri 1 Selakau Visi dan Misi dari SMA Negeri 1 Selakau kurang lebih masih sama. Visi dan Misi dari Sekolah SMA Negeri 1 Selakau adalah:
-Visi: Beriman dan Bertaqwa, Berprestasi, Berkarakter
-Misi:
1. Membina mental Sprititual warga sekolah dalam rangka menuju insan
yang berakhlakul karimah.
2. Menyelenggarakan pembinaan dan bimbingan kegiatan kurikuler dan
ekstra kurikuler secara optimal menuju insan yang berprestasi.
3. Mengembangkan nilai-nilai Pendidikan karakter bagi semua warga
sekolah.
Dapat kita lihat Visi dan Misi di SMA negeri 1 Selakau tersebut isinya
sangat sangat positif bagi kultur sekolah. Teman teman pembaca pasti bertanya
bagaimana cara pelaksanaannya? apakah berhasil? Saya jawab menurut pendapat
saya pribadi 80% berhasil karena bagi saya secara pribadi tidak ada sekolah
yang sempurna pasti selalu ada kekurangan walaupun sedikit. Di SMA Negeri 1
selakai pihak sekolah dan pihak orangtua siswa telah bekerja sama dalam
membangun karakter anak Agar sesuai dengan harapan dari tujuan Sekolah. Siswa
dibentuk menjadi anak yang Beriman dan bertaqwa artinya ingat kepada tuhannya
dan selalu menjalankan kewajibannya. Anak juga diarahkan agar dapat berprestasi,
pihak sekolah telah menyediakan banyak fasilitas dalam belajar seperti kegiatan
ekskul, fasilitas lab, perpustakaan dan sebagainya hal itu dibutuhkan agar
siswa dapat berprestasi dan dapat belajar diluar jam sekolah. Siswa juga
diarahkan agar dapat berkarakter, hal ini yang paling penting dan akan dipakai
dikehidupan sehari hari, para siswa harus memiliki sifat yang baik, pihak guru
dan orangtua siswa akan mengajarkan adab dan sopan santun serta mengajari siswa
bersifat jujur, bertanggung jawab sehingga menjadi siswa yang Berkarakter.
Dapat kita lihat dari VISI dan MISI di SMA Negeri 1 Selakau jika visi
dan misi tersebut dapat terlaksana dengan baik tentu saja Kultur Sekolah atau
kebudayaan sekolah akan berdampak positif. Ini akan menjadi ciri khas dari
sekolah tersebut serta menimbulkan citra baik di masyarakat dan diharapkan juga
Kultur Sekolah tersebut dapat terlaksana secara turun temurun maksudnya akan
selalu berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Dalam Meningkatkan Kultur Sekolah atau kebudayaan sekolah bisa
juga Dengan menanamkan Nilai-nilai Agama. sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan
yang tidak hanya memberikan pengajaran danp pendidikan namun sangat penting
untuk memberikan nilai moral dan keagamaan kepada segenap warganya. Para
guru yang sudah professional dan berkompeten melakukan tugasnya untuk mengajar,
mendidik, membimbing, melatih, menggerakan bahkan mengarahkan para siswa agar
kelak menjadi manusia yang cendikia, mandiri dan berbudi pekerti luhur. Sekolah
Pasti Mengharapkan siswanya kelak akan menjadi generasi yang akan ikut serta
membangun dan dan memimpin bangsa. Sekolah sebuah lembaga pendidikan seharusnya
perlu membangun kultur sekolah yang baik, sehat, dan positif.
Dalam membangun
kultur sekolah yang baik, sehat dan positif perlu didasari oleh pengakuan
bahwa manusia adalah mahluk Tuhan Yang Maha Esa sehingga segala apa yang
dilakukan selalu diniatkan untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai
dengan agama yang dianutnya. Keyakinan dan nilai-nilai agama akan memberikan
arahan untuk bekerja dan melakukan perbuatan yang diridhoiNya. Hal ini akan
memberikan dampak positif kepada warga sekolah agar segala perbuatannya dapat
dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia semata tapi mendapatkan nilai
lebih di mata Tuhan Yang Maha Esa.
Di sekolah SMA Negeri 1 Selakau Pihak Sekolah Melakukan beberapa cara
dalam menamkan Nilai-nilai Agama, Dikarenakan Mayoritas Kebanyakan siswa adalah
99% Muslim maka nilai agama yang ditanamkan pasti tentang Agama Islam tanpa
sedikitmu diskriminasi tanpa agama lain yang belajar di SMA Negeri 1 selakau.
Siswa dengan Agama lain juga diberikan fasilitas untuk belajar Nilai-nilai
agama secara privat, karena jumlahnya yang kurang dari 5 orang saja. DI SMA
Negeri 1 Selakau Disana ada fasilitas yang sangat memadai dalam upaya
menanamkan nilai nilai agama seperti Musholla, Al-qur’an dan yang paling
penting disana memiliki Organsisasi ROHIS (Rohani Islam). Saya salah satu
alumni Rohis Di SMA Negeri 1 Selakau. Rohis berperan sebagai organisasi yang
mengajarkan nilai nilai agama dengan melakukan beberapa tausiah atau membuat
kelompok belajar yang dimana pihak sekolah menjadikan Rohis sebagai Salah satu
Ekskul wajib yang harus diikuti siswa kelas 10. Biasanya Rohis akan membentuk sebuah
kelompok belajar dengan beberapa siswa kelas 10 dan 1 orang mentor dalam satu
kelompok. Mentor disini adalah siswa kelas 11 atau 12. Mentor disini bertugas
untuk memberikan materi seputar Agama kepada Siswa Siswa. Pihak Sekolah juga
bekerja sama dengan Rohis agar membentuk susunan adzan dan kultum di waktu
sholat dzuhur berjamaah, biasanya rohis akan membuat jadwal adzan dan kultum
yang dimana disini peserta nya adalah siswa siswa di SMA negeri 1 selakau. Hal
ini bertujuan selain menamkan Nilai agama sekaligus mengajarkan mereka sebagai
seorang pemimpin di kemudian hari agar dapat membimbing dengan Ilmu Agama yang
bagus. Di SMA Negeri 1 Selakau antusias siswa dengan adzan dan kultum juga
baik, dan antusias menjalani sholat berjamaah di mesjid juga sangat bagus,
Musholla selalu penuh dengan siswa baik pria atau wanita. Disini saya
Berkesimpulan jika kita melakukan sesuatu sesuai dan dengan cara yang tepat
maka Kultur Sekolah yang akan berkembang akan selalu positif dan akan berdampak
baik bagi sekolah dan masyarakat.
Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan dari hasil bacaan saya,
mungkin banyak kekurangan dari hasil tulisan saya ini, akan tetapi saya
berusaha untuk menulis sebisa saya agar apa yang saya pahami dapat tersalurkan
dengan baik lewat tulisan ini.
Terima kasih saya akhiri dengan
Wassalamu'alaikumWarahmatullahi wabarokatuh.
Referensi bacaan
1. http://www.sman1-selakau.sch.id/html/profil.php?id=profil&kode=11&profil=Visi%20dan%20Misi
2. http://www.sman1subang.sch.id/html/index.php?id=artikel&kode=28
3. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://eprints.uny.ac.id/7779/3/BAB%25202%2520-%252008110241018.pdf&ved=2ahUKEwjzj4u32vXvAhVa4XMBHUhMD1AQFnoECAsQAQ&usg=AOvVaw2qYdUOOojhVhxkMtW0Fx-D&cshid=1618127610116
Tidak ada komentar:
Posting Komentar