Sabtu, 10 April 2021

Laporan Bacaan (Magang 1) Kultur Sekolah

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Saya Firmansyah NIM 11901272 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam DI IAIN Pontianak. Tulisan ini merupakan tugas laporan bacaan dari Mata Kuliah Magang 1 Kelas PAI 4E.

Sepekan ini saya sedikit menghabiskan waktu saya untuk membaca beberapa artikel dan juga jurnal mengenai kultur Sekolah. Dan dari hasil bacaan tersebut ada beberapa hal yang saya pahami mengenai tentang kultur sekolah. Dan dalam tulisan ini saya akan menyampaikan Laporan Bacaan Mengenai Kultur Sekolah. Saya tidak akan menjelaskan secara rinci apa itu Kultur Sekolah disini saya akan sedikit menghubungkan atau mengaitkan dengan sekolah sekolah di sekitar saya dan sedikit memberi contoh tentang kultur sekolah di sekolah yang pernah saya tempati.

Sebelum itu kita harus tau apa itu Kultur sekolah. Dari beberapa artikel dan jurnal yang saya baca Mengenai Kultur Sekolah, Kultur merupakan kebudayaan, Menurut Antropologi yang dikutip dari (Koentjaraningrat, 2003: 72) kebudayaan adalah seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, yang dijadikan miliknya dengan belajar. Jadi kebudayaan sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpresentasikan lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi landasan bagi tingkah lakunya. Begitu juga dengan Kebudayaan atau Kultur sekolah. Setiap Sekolah mememiliki Kultur Sekolah yang berbeda-beda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya dan juga memiliki pengalaman yang berbeda dalam membentuk atau membangun sekolahnya dengan caranya masing-masing. Perbedaan kultur sekolah inilah yang menurut saya adanya anggapan dari “Sekolah Favorit” atau “Sekolah Unggulan” karena perbedaan kebudayaan sekolah mereka sehingga menjadi Keunikan atau ciri khas tersendiri dari masing masing sekolah mengenai Kultur Sekolah atau kebudayaan sekolah mereka.

 Kultur Sekolah sangat berperan penting dalam Kemajuan terutama Dinamika Sekolah. Budaya sekolah menyebabkan perbedaan respon sekolah terhadap perubahan kebijakan pendidikan. Dikarenakan ada perbedaan karakteristik yang melekat pada satuan pendidikan, selain itu budaya sekolah juga mempengaruhi kecepatan sekolah dalam merespon perubahan tergantung kemampuan sekolah dalam merancang pelayanan sekolah (Siti Irene Astuti D, 2009:74).

Jadi dapat dipahami bahwa kultur sekolah mempengaruhi dalam kultur dinamika sekolah yang tetap menekankan pentingnya kesatuan, stabilitas,  dan harmonisasi sosial pada sekolah dan realitas sosial, maksudnya adalah kebudayaan sekolah harus tetap mementingkan Sekolah menjadi satu kesatuan yang tetap mempertahankan semua hal positif di sekolah yang telah menjadi budaya di sekolahnya masing-masing dan tentu saja mempertahankan warga sekolah selalu menjadi harmonisasi atau keakraban atau ikatan sesama di lingkungan sekolah yang membuat seluruh orang di lingkungan sekolah nyaman sehingga dapat diterapkan di kehidupan masyarakat secara nyata.

Kultur Sekolah sangat berperan penting dalam upaya untuk meningkatkan mutu Sekolah, biasanya pihak sekolah akan selalu di tuntut untuk selalu melakukan perbaikan secara terus-menerus. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas sekolah lebih baik dari sebelumnya salah satu fungsi dari kultur sekolah di beberapa sumber yang saya baca adalah kultur sekolah itu sebagai alat untuk membangun identitas (jati diri) hal ini dapat kita lihat dari berapa peranan pihak sekolah dalam meningkatkan kultur sekolah sebagai upaya untuk membangun identitas (jati diri) dari siswa tresebut sehingga selama sekolah di tempat itu siswa tersebut dapat memahami dirinya sendiri dan meningkatkan potensi yang ada di dalam dirinya. Karena kultur budaya dapat mempengaruhi karakteristik siswa, Oleh sebab itu biasanya setiap sekolah selalu mencari cara terbaik agar kultur sekolahnya dapat berkembang dengan baik sehingga dapat memberi dampak positif terhadap siswa yang ada di lingkungan sekolah tersebut.

Untuk Membangun Kultur sekolah yang baik tentu saja tidak dapat dilakukan sendiri, maka harus dilakukan kerjasama baik itu dari pihak sekolah, orang tua siswa, bahkan dari siswanya itu sendiri. Kultur sekolah yang baik akan menghasilkan suatu tujuan yang ingin dicapai bersama, yaitu dengan membuat seluruh orang di lingkungan sekolah dapat mengembangkan sistem dan pola pikir yang lebih baik lagi. Hal tersebut akan berjalan dengan sesuai harapan jika pihak sekolah selalu mendukung dengan mengevaluasi diri sebagai acuan untuk membangun kultur yang tepat sesuai realitas.

Hal ini dapat saya beri contoh di sekolah di Kabupaten Sambas di kecamatan Selakau. Baik SD,SMP atau SMA pihak guru selalu memberikan arahan kepada orang tua siswa untuk bisa bekerja sama dalam upaya agar karakteristik siswa dapat selalu mengarah kearah positif sehingga kultur sekolah dan karakteristik anak di masyarakat tersebut dapat berjalan dengan baik dan hasil yang sangat positif. Pihak sekolah Di kecamatan Selakau ini tidak henti hentinya selalu Mengevaluasi beberapa hal terkait cara-cara agar kultur sekolah ini dapat mengarah ke arah yang positif.

Dalam kultur sekolah tentu saja memiliki cara-cara tertentu untuk membangunnya agar lebih baik salah satunya adalah dengan menetapkak visi dan misi. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 tahun  2007 tentang standar  Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, visi  adalah  cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang yang mampu memberikan inspirasi, motivasi dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan untuk mencapainya. Misi sekolah adalah segala sesuatu yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi. Tujuan sekolah menggambarkan tingkat kualitas yang ingin dicapai dalam jangka waktu menengah. Strategi adalah cara-cara yang dilakukan sekolah untuk mencapai tujuan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Visi dan misi perlu dijadikan acuan oleh segenap warga sekolah agar menjadi dorongan untuk melakukan setiap kegiatan dalam rangka mencapai tujuan sekolah. Saya coba melihat Visi dan Misi di Salah satu sekolah di Kecamatan Selakau SMA Negeri 1 Selakau yang dimana saya adalah salah satu alumni disana. SMA Negeri 1 Selakau memiliki Visi dan Misi yang bagus untuk mengembangkan Kultur Sekolah dan saya sendiri sudah merasakan dampak dari VISI dan MISI tersebut. Mungkin saja sekarang ada banyak perubahan dengan visi dan misi nya, akan tetapi setelah saya lakukan searching di website utama SMA Negeri 1 Selakau Visi dan Misi dari SMA Negeri 1 Selakau kurang lebih masih sama. Visi dan Misi dari Sekolah SMA Negeri 1 Selakau adalah:

-Visi: Beriman dan Bertaqwa, Berprestasi, Berkarakter

-Misi:

1. Membina mental Sprititual warga sekolah dalam rangka menuju insan yang berakhlakul karimah.

2. Menyelenggarakan pembinaan dan bimbingan kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler secara optimal menuju insan yang berprestasi.

3. Mengembangkan nilai-nilai Pendidikan karakter bagi semua warga sekolah.

Dapat kita lihat Visi dan Misi di SMA negeri 1 Selakau tersebut isinya sangat sangat positif bagi kultur sekolah. Teman teman pembaca pasti bertanya bagaimana cara pelaksanaannya? apakah berhasil? Saya jawab menurut pendapat saya pribadi 80% berhasil karena bagi saya secara pribadi tidak ada sekolah yang sempurna pasti selalu ada kekurangan walaupun sedikit. Di SMA Negeri 1 selakai pihak sekolah dan pihak orangtua siswa telah bekerja sama dalam membangun karakter anak Agar sesuai dengan harapan dari tujuan Sekolah. Siswa dibentuk menjadi anak yang Beriman dan bertaqwa artinya ingat kepada tuhannya dan selalu menjalankan kewajibannya. Anak juga diarahkan agar dapat berprestasi, pihak sekolah telah menyediakan banyak fasilitas dalam belajar seperti kegiatan ekskul, fasilitas lab, perpustakaan dan sebagainya hal itu dibutuhkan agar siswa dapat berprestasi dan dapat belajar diluar jam sekolah. Siswa juga diarahkan agar dapat berkarakter, hal ini yang paling penting dan akan dipakai dikehidupan sehari hari, para siswa harus memiliki sifat yang baik, pihak guru dan orangtua siswa akan mengajarkan adab dan sopan santun serta mengajari siswa bersifat jujur, bertanggung jawab sehingga menjadi siswa yang Berkarakter.

Dapat kita lihat dari VISI dan MISI di SMA Negeri 1 Selakau jika visi dan misi tersebut dapat terlaksana dengan baik tentu saja Kultur Sekolah atau kebudayaan sekolah akan berdampak positif. Ini akan menjadi ciri khas dari sekolah tersebut serta menimbulkan citra baik di masyarakat dan diharapkan juga Kultur Sekolah tersebut dapat terlaksana secara turun temurun maksudnya akan selalu berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dalam Meningkatkan Kultur Sekolah atau kebudayaan sekolah bisa juga Dengan menanamkan Nilai-nilai Agama. sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan yang tidak hanya memberikan pengajaran danp pendidikan namun sangat penting untuk memberikan nilai moral dan keagamaan kepada segenap warganya.  Para guru yang sudah professional dan berkompeten melakukan tugasnya untuk mengajar, mendidik, membimbing, melatih, menggerakan bahkan mengarahkan para siswa agar kelak menjadi manusia yang cendikia, mandiri dan berbudi pekerti luhur. Sekolah Pasti Mengharapkan siswanya kelak akan menjadi generasi yang akan ikut serta membangun dan dan memimpin bangsa. Sekolah sebuah lembaga pendidikan seharusnya perlu membangun kultur sekolah yang baik, sehat, dan positif.

Dalam membangun kultur sekolah yang baik, sehat  dan positif perlu didasari oleh pengakuan bahwa manusia adalah mahluk Tuhan Yang Maha Esa sehingga segala apa yang dilakukan selalu diniatkan untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianutnya. Keyakinan dan nilai-nilai agama akan memberikan arahan untuk bekerja dan melakukan perbuatan yang diridhoiNya. Hal ini akan memberikan dampak positif kepada warga sekolah agar segala perbuatannya dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia semata tapi mendapatkan nilai lebih di mata Tuhan Yang Maha Esa.

Di sekolah SMA Negeri 1 Selakau Pihak Sekolah Melakukan beberapa cara dalam menamkan Nilai-nilai Agama, Dikarenakan Mayoritas Kebanyakan siswa adalah 99% Muslim maka nilai agama yang ditanamkan pasti tentang Agama Islam tanpa sedikitmu diskriminasi tanpa agama lain yang belajar di SMA Negeri 1 selakau. Siswa dengan Agama lain juga diberikan fasilitas untuk belajar Nilai-nilai agama secara privat, karena jumlahnya yang kurang dari 5 orang saja. DI SMA Negeri 1 Selakau Disana ada fasilitas yang sangat memadai dalam upaya menanamkan nilai nilai agama seperti Musholla, Al-qur’an dan yang paling penting disana memiliki Organsisasi ROHIS (Rohani Islam). Saya salah satu alumni Rohis Di SMA Negeri 1 Selakau. Rohis berperan sebagai organisasi yang mengajarkan nilai nilai agama dengan melakukan beberapa tausiah atau membuat kelompok belajar yang dimana pihak sekolah menjadikan Rohis sebagai Salah satu Ekskul wajib yang harus diikuti siswa kelas 10. Biasanya Rohis akan membentuk sebuah kelompok belajar dengan beberapa siswa kelas 10 dan 1 orang mentor dalam satu kelompok. Mentor disini adalah siswa kelas 11 atau 12. Mentor disini bertugas untuk memberikan materi seputar Agama kepada Siswa Siswa. Pihak Sekolah juga bekerja sama dengan Rohis agar membentuk susunan adzan dan kultum di waktu sholat dzuhur berjamaah, biasanya rohis akan membuat jadwal adzan dan kultum yang dimana disini peserta nya adalah siswa siswa di SMA negeri 1 selakau. Hal ini bertujuan selain menamkan Nilai agama sekaligus mengajarkan mereka sebagai seorang pemimpin di kemudian hari agar dapat membimbing dengan Ilmu Agama yang bagus. Di SMA Negeri 1 Selakau antusias siswa dengan adzan dan kultum juga baik, dan antusias menjalani sholat berjamaah di mesjid juga sangat bagus, Musholla selalu penuh dengan siswa baik pria atau wanita. Disini saya Berkesimpulan jika kita melakukan sesuatu sesuai dan dengan cara yang tepat maka Kultur Sekolah yang akan berkembang akan selalu positif dan akan berdampak baik bagi sekolah dan masyarakat.

Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan dari hasil bacaan saya, mungkin banyak kekurangan dari hasil tulisan saya ini, akan tetapi saya berusaha untuk menulis sebisa saya agar apa yang saya pahami dapat tersalurkan dengan baik lewat tulisan ini.

Terima kasih saya akhiri dengan

Wassalamu'alaikumWarahmatullahi wabarokatuh.


Referensi bacaan 

1. http://www.sman1-selakau.sch.id/html/profil.php?id=profil&kode=11&profil=Visi%20dan%20Misi

2. http://www.sman1subang.sch.id/html/index.php?id=artikel&kode=28

3. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://eprints.uny.ac.id/7779/3/BAB%25202%2520-%252008110241018.pdf&ved=2ahUKEwjzj4u32vXvAhVa4XMBHUhMD1AQFnoECAsQAQ&usg=AOvVaw2qYdUOOojhVhxkMtW0Fx-D&cshid=1618127610116

Tidak ada komentar:

Posting Komentar